CNN Indonesia
Selasa, 02 Jun 2026 16:00 WIB
Seorang mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina namalain Erin lainnya buka bunyi soal pengalamannya bekerja dengan mantan istri Andre Taulany itu. (Tangkapan layar instagram @erintaulany)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina alias Erin lainnya buka bunyi soal pengalamannya bekerja dengan mantan istri Andre Taulany nan sedang terlilit kasus dugaan kekerasan terhadap ART tersebut.
Perempuan berjulukan Nur tersebut mengatakan dirinya terpaksa kudu kabur dari rumah Erin dengan memanjat pagar gegara dirinya tidak diizinkan pergi lantaran situasi darurat keluarganya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas awal-awal kayak enggak nyangka saja bisa kabur, bisa keluar dari sana. Karena saya sudah berupaya buat baik-baik. Sudah bilang, izin baik-baik," kata Nur seperti diberitakan detikHot pada Selasa (2/6).
"Kata ibu 'Kalau mau, keluar baik-baik', tapi rupanya susah juga. Mana orang tua makin parah sakitnya jadi saya terpaksa kabur," kata wanita asal Cianjur, Jawa Barat, tersebut.
"Sebelumnya sudah bilang mau baik-baik mau keluar dari sana, tapi ibu enggak izinin. Jadi kudu menunggu ada pengganti. Makanya saya kabur," terangnya lagi.
Niat Nur untuk memanjat pagar demi bisa kabur dari Erin sempat membikin suaminya kaget dan panik. Suaminya memperingatkan akibat keselamatan dan keamanan jika Nur tetap nekat memanjat pagar.
Namun suami Nur pun tak bisa mencegah niat Nur tersebut lantaran memang sudah "enggak kuat" bekerja dengan Erin dan mau segera merawat orang tuanya.
"Alhamdulillah sekarang sudah mendingan. Kemarin juga sudah nengokin [orang tua]. Katanya ya sudah enggak apa-apa nan krusial selamat, enggak apa-apa barang-barang enggak dibawa juga," kata Nur soal respons orang tuanya.
Sementara itu, Erin sebelumnya mengganti kuasa hukumnya dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan nan dilaporkan oleh mantan asisten rumah tangganya (ART), Hera.
Hal tersebut diungkap oleh pengacara Sunan Kalijaga nan sebelumnya mendampingi Erin dalam menghadapi kasus tersebut. Sunan menyampaikan keterangan itu lewat unggahan di IG Story.
Pada 22 Mei 2026, Erin menyerahkan rekaman CCTV kepada interogator Polres Metro Jakarta Selatan sekaligus datang memenuhi panggilan pemeriksaan kepolisian berbareng tim kuasa hukumnya.
Dalam pemeriksaan itu, Erin disebut menjawab puluhan pertanyaan mengenai laporan dugaan kekerasan nan dilayangkan mantan asisten rumah tangganya itu.
Kuasa norma Erin kala itu, Stivany Agusia mengatakan bahwa pihaknya turut membawa peralatan bukti berupa recorder CCTV nan diklaim merekam situasi di rumah secara menyeluruh.
(end)
Add
as a preferred source on Google
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·