Donald Trump Dinilai Diabaikan Kapten As Jelang Lawan Paraguay

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut diabaikan kapten timnas AS, Tim Ream, dalam panggilan telepon jelang melawan Paraguay di Piala Dunia 2026.

AS melakoni laga 'pembuka' Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay di Stadion SoFi Los Angeles, Sabtu (13/6).

Donald Trump mencoba memberikan motivasi kepada skuad tuan rumah sebelum pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, Andrew Giuliani mengawali omongan Trump kepada pemain AS.

"Saya berdiri di depan 26 juara dan seorang pembimbing hebat. Mereka siap untuk berjuang habis-habisan," ujar Giuliani seraya memberikan telepon Trump kepada Mauricio Pochettino dikutip dari Sportbible.

Dalam kalimat support itu, Donald Trump percaya diri Amerika bisa melangkah hingga babak final Piala Dunia 2026.

"Saya menelepon untuk mengatakan bahwa Anda adalah orang nan fantastis, pembimbing nan fantastis," ucap Trump.

"Saya pikir Anda mempunyai kesempatan bagus untuk melaju hingga akhir," tutur Trump menambahkan.

Mendengar omongan Trump, Pochettino meringis dan tertawa.

"Terima kasih banyak atas support Anda, Pak Presiden. Kami bakal melakukan segala langkah untuk membikin Anda dan semua orang di negara ini bangga," kata Pochettino.

Hanya saja, Asa Trump memberikan pesan support kepada The Yanks dilaporkan tidak melangkah sesuai rencana. Dukungan trump membikin suasana menjadi canggung.

Kapten AS, Tim Ream, memilih tetap diam, apalagi tidak menanggapi Trump sama sekali. Reaksi tak bersuara Ream itu jadi sorotan fans di media sosial.

"Poch terlihat sangat gugup (mungkin lantaran dia tahu nyaris semua pemainnya tidak mau mendengar dari Trump) dan Ream terlihat sangat sengsara. Saya menyukai tim ini," tulis salah satu netizen di X.

"Mereka tidak terlihat senang lantaran dia mengganggu momen mereka dengan panggilan teleponnya," netizen lain menimpali.

"Tim Ream sepertinya tidak menyetujui kegoblokan ini," ucap fans lain.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport