Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Malaysia Hakim Danish Ramli menceritakan momen kedodoran selama Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, termasuk ketika disalip Veda Ega Pratama, Minggu (26/4).
Hakim Danish kudu puas finis ke-13 dalam Moto3 Spanyol 2026 setelah start dari posisi ke-10. Pembalap 18 tahun itu mengakui kelemahan nan signifikan.
Dikutip dari Berita Harian, Hakim Danish kesulitan saat di tikungan berkecepatan tinggi nan memengaruhi catatan waktunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sedikit kesulitan di tikungan sigap dan kehilangan banyak waktu di sana. Itu adalah salah satu perihal utama nan perlu saya tingkatkan," ujar Hakim Danish.
Pembalap kelahiran Terengganu itu sebenarnya sempat memperbaiki posisi ke ranking delapan pada lap kedua hingga ketiga.
Akan tetapi, Hakim Danish kesulitan mengejar pembalap pada barisan depan. Sampai akhirnya, Hakim Danish kembali melorot, apalagi disalip pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama, di lap 3.
Dari posisi ke-11 Hakim Danish disalip Rios sehingga turun ke ranking ke-12. Hakim sempat menyentuh ranking ke-14 pada lap 6.
Pada lap terakhir Hakim Danish kembali ke ranking ke-12. Namun pada akhirnya, ranking ketiga Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 ini kudu puas finis ke-13 dalam Moto3 Spanyol 2026.
"Saya sukses berada di golongan depan, tetapi kemudian saya disalip lagi. Kecepatan mereka sangat kuat dan saya mencoba mengejar sebisa mungkin.
"Mengenai penyesuaian motor, saya pikir tetap ada ruang untuk perbaikan," ucap Hakim menambahkan.
Dengan tambahan 3 poin nan didapat dari Jerez, Hakim Danish sekarang di ranking ke-15 klasemen Moto3 2026 dengan raihan 12 poin. Meski begitu Hakim Danish mengaku tidak merasakan tekanan apa pun.
"Dalam perihal tekanan, saya tidak menghadapi masalah apa pun," tutur Hakim Danish.
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·