Jakarta -
Apple sudah mengisyaratkan produk-produknya bakal mengalami kenaikan nilai akibat krisis RAM dan storage nan terus berlanjut. iPhone 18 Pro nan bakal rilis paruh kedua tahun ini diramal bakal menjadi salah satu produk nan harganya bakal naik.
Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, CEO Apple Tim Cook tidak menyebut produk apa saja nan bakal mengalami kenaikan nilai dan kapan bakal berlaku.
Mengingat peluncuran iPhone 18 Pro nan tidak lama lagi, kemungkinan lini produk ini bakal diumumkan dengan nilai lebih tinggi. Wall Street Journal mencoba membikin perkiraan nilai iPhone 18 Pro berasas kajian internal dan info dari firma riset TechInsights.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka memperkirakan iPhone 18 Pro kemungkinan meluncur dengan nilai USD 1.299 (Rp 23,2 jutaan) , tetapi kemungkinan bakal dimulai dari USD 1.399 (Rp 24,9 jutaan) alias lebih tinggi.
Estimasi nilai tersebut menandakan kenaikan sebesar USD 200-300 dibandingkan iPhone 17 Pro. Varian dengan storage lebih besar, dan model nan lebih premium seperti iPhone 18 Pro Max dan iPhone Ultra bakal dibanderol dengan nilai nan lebih tinggi lagi.
Wall Street Journal memperoleh estimasinya dengan mempertimbangkan kenaikan nilai nan diprediksi untuk RAM dan storage iPhine 18 Pro, ditambah biaya upgrade kamera dan margin untung nan biasa didapatkan Apple dari penjualan iPhone.
Apple tidak melaporkan margin untung kotor untuk masing-masing produknya, tapi riset TechInsights menunjukkan margin untuk iPhone 17 Pro nan dibanderol USD 1.099 adalah 47%.
Untuk mempertahankan margin untung tersebut di iPhone 18 Pro, Apple kudu mematok nilai sebesar USD 1.371. Karena Apple menyukai nilai nan terstandarisasi, kemungkinan nilai iPhone 18 Pro adalah USD 1.299, nan menghasilkan untung kotor 44%.
Perhitungan ini tidak mencakup upgrade sistem kamera baru nan biayanya kemungkinan 50% lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Oleh lantaran itu, berasas kalkulasi nan sama, Apple kemungkinan mematok nilai iPhone 18 Pro mulai dari USD 1.399 alias lebih tinggi, seperti dikutip dari 9to5Mac, Jumat (19/6/2026).
Jika nilai iPhone 18 Pro dimulai dari USD 1.299-1.399, kemungkinan nilai iPhone 18 Pro Max bakal dibanderol USD 100 lebih tinggi agar sesuai dengan selisih nilai model Pro dan Pro Max saat ini.
Dengan kalkulasi tersebut, perkiraan nilai iPhone layar lipat pertama-yang kabarnya berjulukan iPhone Ultra-sebesar USD 2.000 tidak bakal terasa terlalu mahal. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Apple saat memperkenalkan iPhone 18 Pro series dan iPhone Ultra pada bulan September mendatang.
(vmp/vmp)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·