Diikuti 280 Peserta, Bpsdm Kalteng Tutup Latsar Cpns Gelombang Iv

Sedang Trending 4 hari yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Tengah menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang IV Tahun 2026 nan diikuti sebanyak 280 peserta.

Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani mengatakan training tersebut merupakan bagian dari pembentukan dasar kompetensi CPNS sebelum menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Ini penutupan training dasar CPNS gelombang keempat tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Tengah, diikuti 280 orang selama kurang lebih 74 hari,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Dia menjelaskan, peserta berasal dari dua wilayah ialah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Barito Selatan.

“Sebanyak 77 orang dari Pulang Pisau dan 203 orang dari Barito Selatan, jadi setiap gelombang terdiri dari beberapa kabupaten,” jelasnya.

Pelatihan tersebut menurutnya dilaksanakan dengan metode blended learning nan menggabungkan pembelajaran mandiri, daring, serta praktik di tempat kerja.

“Dimulai 13 Februari 2026 secara virtual, kemudian ada pembelajaran jarak jauh, aktualisasi di tempat kerja sekitar 30 hari, dan klasikal selama tiga hari di BPSDM,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, Asisten III Sekda Kalteng, Sunarti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak nan telah mendukung penyelenggaraan aktivitas tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak nan telah mengirimkan peserta serta mendukung terselenggaranya aktivitas ini dengan baik,” ucapnya.

Dia menegaskan, training dasar bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan karakter aparatur sipil negara.

“Pelatihan dasar ini, bukan sekadar formalitas administratif, ini adalah gerbang pembentukan karakter ASN,” tegasnya.

Menurutnya, para peserta dipersiapkan untuk menjadi pelayan publik nan ahli dan berintegritas.

“Saudara tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa, tetapi menjadi pelayan publik nan profesional, berintegritas, dan tahan terhadap tekanan birokrasi,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Tengah menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang IV Tahun 2026 nan diikuti sebanyak 280 peserta.

Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani mengatakan training tersebut merupakan bagian dari pembentukan dasar kompetensi CPNS sebelum menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Ini penutupan training dasar CPNS gelombang keempat tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Tengah, diikuti 280 orang selama kurang lebih 74 hari,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan, peserta berasal dari dua wilayah ialah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Barito Selatan.

“Sebanyak 77 orang dari Pulang Pisau dan 203 orang dari Barito Selatan, jadi setiap gelombang terdiri dari beberapa kabupaten,” jelasnya.

Pelatihan tersebut menurutnya dilaksanakan dengan metode blended learning nan menggabungkan pembelajaran mandiri, daring, serta praktik di tempat kerja.

“Dimulai 13 Februari 2026 secara virtual, kemudian ada pembelajaran jarak jauh, aktualisasi di tempat kerja sekitar 30 hari, dan klasikal selama tiga hari di BPSDM,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Sekda Kalteng, Sunarti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak nan telah mendukung penyelenggaraan aktivitas tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak nan telah mengirimkan peserta serta mendukung terselenggaranya aktivitas ini dengan baik,” ucapnya.

Dia menegaskan, training dasar bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan karakter aparatur sipil negara.

“Pelatihan dasar ini, bukan sekadar formalitas administratif, ini adalah gerbang pembentukan karakter ASN,” tegasnya.

Menurutnya, para peserta dipersiapkan untuk menjadi pelayan publik nan ahli dan berintegritas.

“Saudara tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa, tetapi menjadi pelayan publik nan profesional, berintegritas, dan tahan terhadap tekanan birokrasi,” tutupnya. (adr)

Sumber prokalteng