Debut Disclosure Day Langsung Rajai Box Office As

Sedang Trending 3 hari yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 15 Jun 2026 21:00 WIB

Emily Blunt in DISCLOSURE DAY, directed by Steven Spielberg. Disclosure Day sukses menguasai posisi puncak box office Amerika utara pada pekan perdana penayangannya. (Niko Tavernise/Universal Pictures and Amblin Entertainment)

Jakarta, CNN Indonesia --

Film petualangan fiksi ilmiah terbaru sutradara Steven Spielberg, Disclosure Day, sukses menguasai posisi puncak box office Amerika utara pada pekan perdana penayangannya dengan mengantongi US$44 juta dari 3.824 bioskop.

Variety pada Minggu (14/6) memberitakan nomor penjualan tiket tersebut tercatat berada di atas perkiraan awal nan dipatok sebesar US$35 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, pencapaian ini tetap berada di bawah sasaran US$50 juta nan dinilai sejumlah studio saingan sebagai nomor minimal nan kudu diraih movie berskala besar untuk membuktikan kepantasan biaya produksinya.

Sebagai salah satu pertaruhan terbesar pada musim panas ini, Disclosure Day menghabiskan anggaran produksi mencapai US$115 juta serta biaya pemasaran sebesar US$80 juta.

Mengingat pihak bioskop menyimpan sekitar separuh dari hasil penjualan tiket, Disclosure Day memerlukan pendapatan minimal sekitar US$300 juta secara dunia agar bisa mencapai titik kembali modal dan mencetak keuntungan.

Ulasan dari para kritikus sejauh ini tergolong solid dengan raihan nomor 81 persen di Rotten Tomatoes, tetapi respons dari penonton condong beragam dengan nilai B pada jajak pendapat keluar CinemaScore.

[Gambas:Video CNN]

Walau tren ke depan belum dapat dipastikan, karya-karya Spielberg dikenal mempunyai daya tahan nan kuat di box office.

Blockbuster terdahulunya pada 2018, Ready Player One, nan dibuka dengan US$41 juta berhujung dengan raihan US$137 juta secara domestik dan US$607 juta di seluruh dunia.

Untuk pasar internasional, Disclosure Day sejauh ini telah menghasilkan US$48,9 juta dari 73 wilayah, sehingga total debut dunia sementaranya sekarang mencapai US$92,9 juta.

Sementara itu, tren luar biasa justru terus dicetak Obsession nan sukses mengamankan ranking kedua lewat raihan US$19 juta pada pekan kelima penayangannya, alias hanya turun tipis sebesar 25 persen.

Karya seram rilisan studio Focus Features nan disutradarai pembuat YouTube Curry Barker ini mencatatkan sejarah unik lantaran bisa membukukan pendapatan di empat pekan berturut-turut nan selalu lebih tinggi daripada pekan pembukaannya sebesar US$17 juta.

Kini, movie berbiaya rendah tersebut telah menghasilkan total US$188,3 juta di Amerika Utara dan US$265 juta di pasar global, menempatkannya sebagai movie dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa bagi sang distributor.

Dalam chart box office Hollywood, dua movie pendatang baru dari pekan lalu, ialah Scary Movie dan penyesuaian mainan Masters of the Universe sama-sama mengalami penurunan tajam sebesar 70 persen pada pekan kedua penayangan.

Scary Movie turun ke ranking ketiga dengan raihan US$14,5 juta dari 3.504 bioskop, membikin total penjualan tiket domestiknya menyentuh US$84,5 juta dan US$173,1 juta di seluruh dunia.

Meskipun terjadi penurunan jumlah penonton nan cukup drastis, movie nan hanya menghabiskan biaya produksi sebesar US$30 juta ini dipastikan tetap siap meraup untung finansial nan besar.

Sebaliknya, Masters of the Universe kudu menghadapi jalan nan jauh lebih terjal untuk membuktikan kepantasan anggaran raksasanya setelah merosot ke ranking kelima dengan pendapatan US$8,6 juta dolar AS dari 3.677 lokasi.

Film ini baru mengumpulkan total US$45,7 juta di Amerika Utara serta US$84 juta secara global, menjadikannya salah satu kegagalan terbesar tahun ini di hadapan modal produksi nan menembus nyaris 200 juta dolar AS.

Melengkapi daftar posisi lima besar, sensasi seram lainnya berjudul Backrooms menempati ranking keempat dengan pendapatan US$12 juta dari 3.404 letak pada pekan ketiganya.

Film garapan kejadian YouTube lainnya, Kane Parsons, sejauh ini telah mengumpulkan pendapatan domestik sebesar US$160 juta dan total dunia mencapai US$262 juta.

Hanya dalam waktu kurang dari dua pekan penayangan di layar lebar, Backrooms resmi menggeser posisi Marty Supreme nan berpenghasilan 191 juta dolar AS sebagai movie terlaris sepanjang masa milik studio A24.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan