Jakarta, CNN Indonesia --
Darwin Nunez diharapkan bisa jadi mesin gol Uruguay di Piala Dunia 2026. Namun dia justru 'menghilang' di laga Arab Saudi vs Uruguay pada laga grup H Piala Dunia 2026.
Marcelo Bielsa meletakkan kepercayaan penuh pada Darwin Nunez. Ia menempatkan Nunez sebagai ujung tombak namalain pusat serangan Uruguay.
Namun nan terjadi kemudian, Darwin Nunez tidak bisa menjawab kepercayaan tersebut. Darwin Nunez tampil jelek di babak pertama dan seolah 'menghilang' di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan info nan ada, dikutip dari whoscored, Darwin Nunez hanya melakukan tiga kali operan bola. Jumlah tersebut jelas menggambarkan bahwa Darwin Nunez sangat tidak terlibat dalam permainan di 45 menit awal.
Selain tiga operan, Darwin Nunez melepaskan satu tembakan nan tidak rawan bagi Arab Saudi. Kondisi itu makin diperparah dengan kebenaran bahwa Arab Saudi nan justru bisa membobol gawang Uruguay di babak pertama.
Melihat permainan nan tidak berkembang, Darwin Nunez kemudian ditarik di jarak turun minum. Ia diganti oleh Agustin Canobbio.
Uruguay sendiri pada akhirnya bisa mengakhiri pertandingan dengan skor seri 1-1. Maximiliano Araujo mencetak gol penyama kedudukan sehingga Uruguay berkuasa atas satu oin di tangan.
Koleksi satu poin di tangan jelas merugikan bagi Uruguay. Pasalnya mereka tetap kudu berjumpa Spanyol di fase grup. Namun sebelum itu, mereka bakal lebih dulu duel musuh Cape Verde.
Setelah tampil mengecewakan di laga pertama, Darwin Nunez kudu bisa memaksimalkan kesempatan berikutya jika dia kembali dipercaya main, sebagai pemain inti ataupun pemain pengganti.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·