Jakarta, CNN Indonesia --
Dua petarung MMA Indonesia, Deni Arif dan Deni Daffa membawa ambisi tembus ke panggung bumi Ultimate Fighting Championship (UFC) lewat UFC Performance Institute (PI).
Deni Arif dan Deni Daffa merupakan petarung MMA asal Bengkulu nan besar dari One Pride. Mereka mendapat danasiwa berlatih di UFC PI, Shanghai tahun ini setelah lolos seleksi. Program nan melangkah sejak April itu jadi batu injakan menuju Road to UFC sebagai tiket ke pentas UFC.
"Waktu kami tinggal delapan pekan di Shanghai. Nanti diberi waktu pulang ke Indonesia sejenak kemudian ke sini lagi," kata Deni Arif dalam wawancara virtual, Kamis (21/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama di UFC PI, Deni Arif dan Deni Daffa mengaku banyak mendapat program lebih intens dari sasana di Indonesia. Tak hanya soal teknik beragam jenis bela diri, mereka diberi pemahaman presisi tentang nutrisi.
"Di sini sangat komplit dari teknik dan pelatih. Untuk strike saja ada pembimbing sendiri, grappling ada juga khusus, gulat ada lagi," ujar Deni Arif.
"Ada juga sauna untuk recovery, massage, betul-betul lengkap. Makanan luar biasa. Untuk protein dan segala nutrisi juga tercukupi. Itu pengetahuan nan bisa kami serap dari sini," dia menambahkan.
Sedangkan bagi Deni Daffa, kesempatan berlatih di UFC PI bakal jadi pijakannya untuk kembali ke Road to UFC. Petarung kelas ringan itu kalah dalam arena menuju UFC saat melawan Ren Yawei akibat kena choke di ronde pertama.
"Tentu saya kudu berbenah dan introspeksi dengan berlatih lebih keras. Saya mau melengkapi semua dan sisanya serahkan kepada tim UFC. Apakah saya layak dipanggil Road to UFC lagi alias tidak," ucap Deni Daffa.
Melalui UFC PI, Deni Daffa mau membentuk dirinya lebih kuat menerjang lawan. Tak hanya teknik, petarung dengan julukan The Destroyer itu mau mengasah beragam keahlian di dalam dirinya.
"Kalau angan saya, tentu mau lagi dipanggil ke Road to UFC. Intinya sekarang ambil pengetahuan sebanyak-banyaknya. Mau itu teknik, recovery, berat badan, saya pelajari semuanya," kata dia.
(ikw/ikw/jun)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·