CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 08:30 WIB
D4vd resmi didakwa atas pembunuhan tingkat pertama mengenai kematian dan mutilasi remaja, Celeste Rivas Hernandez. (via REUTERS/Ted Soqui)
Jakarta, CNN Indonesia --
David Anthony Burke alias nan lebih dikenal dengan nama panggung D4vd resmi didakwa atas pembunuhan tingkat pertama mengenai kematian remaja, Celeste Rivas Hernandez.
Dalam sistem norma Amerika Serikat, pembunuhan tingkat pertama (first-degree murder) adalah pengelompokkan kejahatan paling serius untuk tindak pidana pembunuhan, dengan unsur utama perencanaan dan kesengajaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dakwaan berat itu dijatuhkan setelah jasad Celeste ditemukan dalam kondisi termutilasi dalam bagasi mobil Tesla milik sang musisi di Hollywood beberapa bulan lalu.
Dalam persidangan nan berjalan di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada Senin (20/4), D4vd menghadapi dakwaan berlapis, termasuk pembunuhan dengan keadaan khusus, seperti pengintaian, tindakan pidana demi untung finansial, serta pembunuhan saksi dalam penyelidikan.
Selain dakwaan pembunuhan, dia juga dituduh melakukan tindakan seksual terus-menerus terhadap anak di bawah 14 tahun serta mutilasi jasad.
Atas perbuatannya, seperti diberitakan Reuters pada Selasa (21/4), D4vd terancam balasan maksimal penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.
Jaksa Wilayah Los Angeles County Nathan Hochman menyatakan bahwa pihak kejaksaan bakal memutuskan dalam persidangan selanjutnya mengenai kemungkinan menuntut balasan meninggal D4vd alias tidak.
Merespons dakwaan tersebut, tim kuasa norma D4vd mengusulkan pembelaan tidak bersalah atas nama kliennya dan meminta sidang pembukaan segera dilaksanakan guna meninjau bukti-bukti nan dimiliki jaksa.
"Kami percaya bukti sebenarnya bakal menunjukkan bahwa David Burke tidak membunuh Celeste Rivas Hernandez, dan dia pun bukan penyebab kematiannya," ujar pengacara pembela, Blair Berk.
Hakim Theresa McGonigle memutuskan agar D4vd tetap berada dalam tahanan tanpa jaminan.
Menurut Kepala Kepolisian Los Angeles Jim McDonnell, jasad Celeste nan telah terurai dan termutilasi ditemukan pada September 2025 di dalam bagasi depan Tesla milik D4vd. Remaja itu telah dilaporkan lenyap selama nyaris 1,5 tahun.
Pihak berkuasa meyakini Celeste terakhir kali terlihat saat mengunjungi rumah D4vd di Hollywood Hills pada 23 April 2025.
Mobil tersebut diketahui sempat terparkir selama berminggu-minggu di lingkungan Hollywood Hills sebelum akhirnya diderek ke tempat penyimpanan peralatan bukti, di mana petugas mencium aroma busuk nan menyengat.
Jaksa Hochman mengungkapkan bahwa D4vd diduga terlibat hubungan seksual dengan Celeste saat laki-laki tersebut sudah dewasa dan korban tetap di bawah umur.
Jaksa juga menduga musisi tersebut membunuh Celeste lantaran korban menakut-nakuti bakal membongkar hubungan mereka nan dapat merusak kariernya.
Hingga kini, pihak kejaksaan tetap menunggu laporan koroner untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban nan digambarkan sebagai kejahatan "brutal dan mengerikan."
D4vd sendiri mulai dikenal publik pada 2022 berkah lagu-lagu nan dia rekam melalui ponsel untuk video gim Fortnite nan viral di TikTok.
Kesuksesan lagu hitnya, Romantic Homicide, membawanya meraih perjanjian dengan Interscope Records, dan dia tercatat pernah tampil di pagelaran musik Coachella pada 2025.
(reuters/chri)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·