Jakarta, CNN Indonesia --
Hanya 30 hari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026, tim nasional Curacao resmi ditinggal sang pelatih, Fred Rutten, Senin (11/5).
Belum diketahui apa argumen Rutten mengundurkan diri. Namun, merujuk pernyataan pers, ada situasi disharmoni di dalam internal federasi sepak bola Curacao.
"Tidak boleh ada suasana nan merusak hubungan ahli sehat di dalam tim alias staf. Itulah kenapa pengunduran diri adalah keputusan tepat," kata Rutten, dilansir dari USA Today.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu sangat mendesak dan Curacao kudu bergerak maju. Saya menyesali gimana semuanya terjadi, tetapi saya berambisi nan terbaik untuk semua orang," ujarnya.
Laporan nan beredar di Curacao dan Belanda, ada sinyal bahwa sponsor mendorong agar Rutten disingkirkan. Pihak sponsor menginginkan Dick Advocaat sebagai pelatih.
Pria berumur 78 tahun itu mengundurkan diri sebagai pembimbing Curacao pada awal tahun ini. Advokat mundur lantaran mau mengurus putrinya nan sedang berjuang dengan masalah kesehatan.
Usia kepelatihan Rutten berbareng Curacau sejatinya tidak begitu lama. Mantan pembimbing PSV Eindhoven ini memimpin Curacou dalam dua pertandingan uji coba, melawan China dan Australia.
Seharusnya Curacou mengumumkan daftar skuad sementara tim, sesuai dengan pemisah akhir pendaftaran nama skuad sementara dari FIFA, pada Senin (11/5).
Namun, alih-alih mengumumkan daftar pemain, malah mengumumkan perpisahan dengan Rutten. Curacou memutuskan untuk menunda pengumuman daftar pemain pada Selasa (12/5).
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·