KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas turun langsung ke pasar untuk memastikan nilai bahan pokok tetap stabil. Wakil Bupati (Wabup) Kapuas, Dodo, berbareng Sekretaris Daerah Usis I Sangkai dan jejeran kepala perangkat wilayah melakukan peninjauan di Pasar Blok R, Kuala Kapuas, Selasa (21/4).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kestabilan nilai sekaligus memastikan kesiapan kebutuhan pokok masyarakat, terutama menjelang momen tertentu nan rawan memicu kenaikan harga. Tak sendiri, aktivitas tersebut melibatkan sejumlah lembaga seperti Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Ketahanan Pangan, Kejaksaan, TNI/ Polri, hingga Satpol PP.
Dodo menegaskan, peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari laporan rutin infl asi nan diterima setiap pekan. Karena itu, pemerintah wilayah perlu turun langsung ke lapangan guna mencocokkan info dengan kondisi riil di pasar.
“Selama ini tetap ada perbedaan info nilai antarinstansi. Makanya hari ini kita lakukan cross-check di beberapa titik sampel untuk memastikan kesesuaiannya,” ujar Dodo.
Menurutnya, penyamaan info menjadi perihal krusial agar info nan disajikan betul-betul jeli dan bisa dijadikan dasar kebijakan. Dodo juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi, khususnya antara BPS, Bulog, dan pemerintah wilayah dalam menghadirkan info nan sah dan terintegrasi.
“Kita mau ke depan ada kesepahaman. Data nan disampaikan kudu berasal dari satu sumber nan sama, sehingga tidak menimbulkan perbedaan,” tegas Dodo.
Melalui langkah ini, Pemkab Kapuas berambisi stabilitas nilai tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kecermatan info sebagai dasar pengendalian infl asi daerah. (art/kpg)
KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas turun langsung ke pasar untuk memastikan nilai bahan pokok tetap stabil. Wakil Bupati (Wabup) Kapuas, Dodo, berbareng Sekretaris Daerah Usis I Sangkai dan jejeran kepala perangkat wilayah melakukan peninjauan di Pasar Blok R, Kuala Kapuas, Selasa (21/4).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kestabilan nilai sekaligus memastikan kesiapan kebutuhan pokok masyarakat, terutama menjelang momen tertentu nan rawan memicu kenaikan harga. Tak sendiri, aktivitas tersebut melibatkan sejumlah lembaga seperti Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Ketahanan Pangan, Kejaksaan, TNI/ Polri, hingga Satpol PP.
Dodo menegaskan, peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari laporan rutin infl asi nan diterima setiap pekan. Karena itu, pemerintah wilayah perlu turun langsung ke lapangan guna mencocokkan info dengan kondisi riil di pasar.
“Selama ini tetap ada perbedaan info nilai antarinstansi. Makanya hari ini kita lakukan cross-check di beberapa titik sampel untuk memastikan kesesuaiannya,” ujar Dodo.
Menurutnya, penyamaan info menjadi perihal krusial agar info nan disajikan betul-betul jeli dan bisa dijadikan dasar kebijakan. Dodo juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi, khususnya antara BPS, Bulog, dan pemerintah wilayah dalam menghadirkan info nan sah dan terintegrasi.
“Kita mau ke depan ada kesepahaman. Data nan disampaikan kudu berasal dari satu sumber nan sama, sehingga tidak menimbulkan perbedaan,” tegas Dodo.
Melalui langkah ini, Pemkab Kapuas berambisi stabilitas nilai tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kecermatan info sebagai dasar pengendalian infl asi daerah. (art/kpg)
1 minggu yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·