Bupati Halikinnor : Bangkitkan Lagi Koperasi Korpri, Harus Bisa Jadi Mesin Ekonomi Asn

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mendorong kebangkitan Koperasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) nan selama ini vakum.

Ia mau koperasi tersebut kembali aktif dan menjadi penggerak ekonomi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim.

Menurut Halikinnor, besarnya jumlah personil Korpri merupakan modal kuat untuk membangun koperasi nan sehat, profesional, dan bisa berkembang secara berkelanjutan.

“Bangkitkan lagi koperasi Korpri. Anggotanya banyak, potensinya besar. Kalau koperasi ini hidup, banyak kesempatan upaya nan bisa dimanfaatkan,” ujar Halikinnor, Kamis (13/4).

Ia menegaskan, koperasi Korpri tidak semestinya hanya bergerak di sektor simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi kudu bisa berkembang menjadi wadah upaya produktif nan memberikan untung nyata bagi personil dan keluarganya.

“Koperasi Korpri kudu bisa menjadi mesin ekonomi ASN. Jangan hanya simpan pinjam, tetapi juga masuk ke usaha-usaha produktif,” tegasnya.

Halikinnor menilai kesempatan upaya koperasi sangat terbuka lebar, terutama pada sektor kebutuhan pokok masyarakat maupun kebutuhan internal personil Korpri sendiri. Salah satu nan dinilai potensial adalah kerja sama pengedaran bahan pokok berbareng perusahaan. Ia mencontohkan pengedaran minyak goreng nan selama ini banyak diminati pelak

Electronic money exchangers listing

u usaha. Menurutnya, kesempatan tersebut semestinya dapat dimanfaatkan koperasi Korpri untuk menambah sumber pendapatan.

“Selama ini banyak pengusaha nan meminta kuota minyak goreng ke perusahaan. Kenapa Korpri tidak mengambil kesempatan itu? Ini bisa menjadi sumber pendapatan koperasi,” katanya.

Bupati meyakini, andaikan koperasi dikelola secara serius dan profesional, maka kesempatan upaya nan dapat dikembangkan tidak hanya terbatas pada pengedaran sembako, tetapi juga merambah sektor lain nan mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Untuk mempercepat realisasi pengaktifan kembali koperasi, Halikinnor meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Korpri.

Ia mau pembahasan tidak berakhir pada tataran wacana, melainkan langsung masuk pada penyusunan program kerja dan pemetaan kesempatan upaya nan realistis dijalankan dalam waktu dekat.

“Saya berambisi segera ada langkah konkret. Potensi upaya banyak dan bisa dijalankan untuk memenuhi kebutuhan Korpri maupun masyarakat luas,” ucapnya. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mendorong kebangkitan Koperasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) nan selama ini vakum.

Ia mau koperasi tersebut kembali aktif dan menjadi penggerak ekonomi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim.

Menurut Halikinnor, besarnya jumlah personil Korpri merupakan modal kuat untuk membangun koperasi nan sehat, profesional, dan bisa berkembang secara berkelanjutan.

Electronic money exchangers listing

“Bangkitkan lagi koperasi Korpri. Anggotanya banyak, potensinya besar. Kalau koperasi ini hidup, banyak kesempatan upaya nan bisa dimanfaatkan,” ujar Halikinnor, Kamis (13/4).

Ia menegaskan, koperasi Korpri tidak semestinya hanya bergerak di sektor simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi kudu bisa berkembang menjadi wadah upaya produktif nan memberikan untung nyata bagi personil dan keluarganya.

“Koperasi Korpri kudu bisa menjadi mesin ekonomi ASN. Jangan hanya simpan pinjam, tetapi juga masuk ke usaha-usaha produktif,” tegasnya.

Halikinnor menilai kesempatan upaya koperasi sangat terbuka lebar, terutama pada sektor kebutuhan pokok masyarakat maupun kebutuhan internal personil Korpri sendiri. Salah satu nan dinilai potensial adalah kerja sama pengedaran bahan pokok berbareng perusahaan. Ia mencontohkan pengedaran minyak goreng nan selama ini banyak diminati pelak

u usaha. Menurutnya, kesempatan tersebut semestinya dapat dimanfaatkan koperasi Korpri untuk menambah sumber pendapatan.

“Selama ini banyak pengusaha nan meminta kuota minyak goreng ke perusahaan. Kenapa Korpri tidak mengambil kesempatan itu? Ini bisa menjadi sumber pendapatan koperasi,” katanya.

Bupati meyakini, andaikan koperasi dikelola secara serius dan profesional, maka kesempatan upaya nan dapat dikembangkan tidak hanya terbatas pada pengedaran sembako, tetapi juga merambah sektor lain nan mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Untuk mempercepat realisasi pengaktifan kembali koperasi, Halikinnor meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Korpri.

Ia mau pembahasan tidak berakhir pada tataran wacana, melainkan langsung masuk pada penyusunan program kerja dan pemetaan kesempatan upaya nan realistis dijalankan dalam waktu dekat.

“Saya berambisi segera ada langkah konkret. Potensi upaya banyak dan bisa dijalankan untuk memenuhi kebutuhan Korpri maupun masyarakat luas,” ucapnya. (bah/kpg)

Sumber prokalteng