PALANGKA RAYA – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah terus mengintensifkan pendistribusian minyak goreng bungkusan rakyat “Minyakita” ke pasar tradisional hingga jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan stok sekaligus menjaga nilai tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hingga pertengahan April 2026, Bulog Kalteng mencatat telah menyalurkan nyaris 3 juta liter Minyakita ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai minyak goreng di pasaran.
Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng, Erwin Budiana, memastikan kondisi stok saat ini dalam keadaan aman. Pihaknya terus memperluas pengedaran agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh minyak goreng dengan nilai terjangkau.
“BULOG Kalteng saat ini mempunyai persediaan Minyakita nyaris 1 juta liter. Kami terus menyalurkan ke beragam saluran, seperti pasar dan Rumah Pangan Kita, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ucapnya, Kamis 16 April 2026.
Selain memastikan ketersediaan, Bulog Kalteng juga melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar. Langkah ini bermaksud untuk memastikan nilai jual tetap sesuai ketentuan pemerintah, ialah tidak melampaui HET Rp15.700 per liter.
“Dari hasil pemantauan, kami memastikan pedagang telah menjual Minyakita sesuai dengan nilai nan ditetapkan,” tambahnya.
Ke depan, Bulog Kalteng berkomitmen memperluas jaringan distribusi, termasuk menambah mitra Rumah Pangan Kita (RPK) hingga ke wilayah pelosok.
“Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pengedaran dan memastikan masyarakat di beragam wilayah tetap mendapatkan akses minyak goreng dengan nilai terjangkau. Dengan langkah tersebut, Bulog Kalteng optimistis kesiapan dan stabilitas nilai Minyakita di wilayah Kalimantan Tengah dapat terus terjaga,” ungkapnya. (yud)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·