Brad Pitt Digugat Perusahaan Pembuat Krim Untuk Penis

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 23:00 WIB

Actor Brad Pitt attends the red carpet of the movie "Wolfs"  (Photo by Marco BERTORELLO / AFP) Brad Pitt digugat oleh perusahaan kreator krim untuk penis. (AFP/Marco Bertorello)

Jakarta, CNN Indonesia --

Brad Pitt digugat oleh perusahaan kreator krim untuk penis gegara dianggap mempunyai kesamaan nama antara produk mereka dengan produk nan dihasilkan oleh mantan suami Angelina Jolie tersebut.

Perusahaan penggugat Pitt tersebut berjulukan Beau D nan berbasis di Malibu sejak 2020. Mereka memproduksi krim dengan merek "D. Cream" untuk penggunaan pada penis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka kemudian mengusulkan gugatan norma terhadap lini perawatan kulit milik Brad Pitt, Beau Domaine, dengan tuduhan kesamaan merek dan persaingan tidak sehat menurut norma umum menurut Kode Bisnis dan Profesi California.

Diberitakan Air Mail dan Page Six pada Kamis (28/5), Beau Domaine sebenarnya adalah lini perawatan kulit nan dimiliki oleh Brad Pitt dan family Perrin asal Prancis nan dikenal sebagai dinasti kreator anggur mahal.

Semula, upaya patungan mereka berjulukan Le Domaine dan diluncurkan secara diam-diam pada 2022. Namun baru pada 2025, merek tersebut diubah menjadi Beau Domaine.

Nama terbaru merek Pitt itulah nan membikin perusahaan Beau D merasa ada kemiripan nama di antara mereka. Beau D sempat mencoba melakukan tiga kali upaya penyelesaian pribadi, tapi kandas lantaran Beau Domaine mereka mereka tidak mirip.

Kegagalan itulah nan kemudian membikin Beau D nan didirikan oleh Brandon Palas mengusulkan upaya norma terhadap Brad Pitt.

Palas secara resmi menggugat Brad Pitt untuk mengubah nama Beau Domaine agar mereka tidak lagi serupa, serta mengganti biaya kerugian terhadap Beau D senilai US$75 ribu alias Rp1,3 miliar (US$1=Rp17.870).

Beau D mengatakan kepada Air Mail bahwa upaya mereka untuk mengambil alih Beau Domaine 'bukan tentang publisitas alias hukuman'.

"Ini tentang melindungi integritas dari apa nan telah kami bangun selama bertahun-tahun dan memastikan merek independen mempunyai kewenangan untuk berkembang tanpa dibayangi alias diencerkan," kata Palas.

Diberitakan Page Six, perwakilan bintang F1 itu menolak berkomentar ketika P6H menghubungi mereka.

(end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-hiburan