Bpjs Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal Dan Pelaku Umkm Jadi Peserta

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

BPJS Ketenagakerjaan memperluas perlindungan agunan sosial kepada seluruh masyarakat. Kini pekerja informal dan pelaku UMKM nan bakal diupayakan masuk dalam kepesertaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan langkah ini dilakukan untuk mendorong perlindungan kepada masyarakat nan bekerja di sektor tersebut. Pasalnya sektor tersebut sekarang mengalami pertumbuhan nan cukup signifikan.

"Kami menyadari bahwa selain pekerja formal, pertumbuhan informal itu lebih tinggi sehingga tidak mungkin juga kami kudu melakukan sendiri. Kami bakal banyak memperluas kemitraan khususnya untuk kelak menyasar pekerja-pekerja informal," ujar Saiful dalam RDP dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saiful mengatakan pihaknya juga bakal menyasarar pekerja ekonomi digital dan pekerja UMKM nan selama ini memang memerlukan perlindungan Ketenagakerjaan.

"Karena memang tetap di UMKM nan mikro, ini tetap banyak area nan bisa kita improve dan kembangkan untuk kepersetaannya, dan tentunya kami bakal intens untuk melakukan sosialisasi berbareng figur alias tokoh masyarakat nan berpengaruh, khususnya kelak untuk kepersetaan di sektor informal," terang Saiful.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memastikan tetap bakal melindungi pekerja rentan, terutama golongan berpenghasilan rendah hingga menengah, lewat kerja sama dengan pemerintah daerah.

"Dan tentunya untuk nan lebih bisa berdikari mulai desil 5 dan seterusnya, tetap bakal kita garap," katanya.

Di sisi pelayanan, Saiful berjanji bakal meningkatkan kualitas efisiensi layanan. Salah satunya ialah dengan meningkatkan waktu pelayanan nan tadinya 10 menit menjadi 8 menit.

"Dintaranya kami sedang mengejar sasaran dari 10 menit menjadi hanya 8 menit, jika di instansi jasa kami agar tidak terjadi penumpukan dan masyarakat mulai merasa nyaman, kemudian tentunya didukung dengan otomatisasi dan efisiensi jasa nan end-to-end," kata Saiful.

(hrp/hns)

Sumber finance