Jakarta -
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani buka bunyi mengenai kecelakaan kereta nan terjadi Bekasi Timur, Kota Bekasi. Rosan menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.
"Kami menyampaikan duka dan keprihatinan nan mendalam atas kejadian nan terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Simpati sebesar besarnya kepada seluruh penumpang, keluarga, serta petugas nan terdampak," ujar Rosan dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Rosan menegaskan bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memprioritaskan pertolongan pertama di letak kejadian. Ia memastikan info mengenai perkembangan pemindahan bakal terus diperbarui secara berkala guna memastikan proses penanganan dilakukan secara efektif dan cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani minta KAI konsentrasi pada proses evakuasi. Foto: Dok. IG CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani
"Saat ini, kami tengah mengarahkan dan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) berfokus pada proses pemindahan dan penanganan di lapangan dengan mengutamakan pertolongan pertama," tambah Rosan.
Seperti diketahui, terjadi kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Jakarta-Cikarang di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin malam (27/4) pukul 20.52 WIB. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin buka bunyi mengenai kejadian tersebut.
"Kejadian ini di jam 9 kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, di JPL 85. Ini nan kami curigai membikin sistem perkeretaapian di wilayah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu, sementara itu kronologinya," ujar Bobby dalam keterangan video dari Kementerian Perhubungan, Selasa (28/4/2026).
"Tentunya kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih perincian mencari tahu penyebab dari kecelakaan kereta ini," sambung Bobby.
(acd/acd)
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·