PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Toko Kopi Bumi (TKB) andaikan terdapat ucapan alias penyampaian stafnya nan menimbulkan kesalahpahaman mengenai persoalan perpajakan pasca kebakaran nan dialami tempat upaya tersebut.
Emi mengatakan dirinya telah meminta penjelasan dari staf mengenai komunikasi nan sempat menjadi sorotan setelah pernyataan pihak TKB beredar di media sosial. Menurutnya, persoalan nan terjadi kemungkinan dipicu oleh perbedaan pemahaman alias langkah penyampaian info di lapangan.
“Saya selaku Kepala Bapenda Kota Palangka Raya menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik Toko Kopi Bumi andaikan ada ucapan alias perkataan dari staf saya nan dirasakan menyinggung,” kata Emi, Sabtu (13/6/2026).
Dia menegaskan, Bapenda tidak mau persoalan tersebut terus berkembang tanpa adanya penjelasan nan utuh dari kedua belah pihak. Karena itu, pihaknya berinisiatif mempertemukan staf nan berkepentingan dengan manajemen TKB untuk meluruskan info nan beredar.
Menurut Emi, pertemuan secara langsung dinilai lebih efektif dibandingkan saling memberikan penjelasan melalui media sosial nan berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.
“Kami sudah menghubungi nan berkepentingan untuk meluruskan persoalan ini, agar tidak berkembang menjadi sesuatu nan kurang baik,” ujarnya.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Emi juga mengaku turut bersungkawa atas musibah kebakaran nan dialami Toko Kopi Bumi. Namun di sisi lain, dia menjelaskan bahwa petugas Bapenda tetap mempunyai tugas nan berangkaian dengan manajemen dan pengawasan perpajakan daerah.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Toko Kopi Bumi (TKB) andaikan terdapat ucapan alias penyampaian stafnya nan menimbulkan kesalahpahaman mengenai persoalan perpajakan pasca kebakaran nan dialami tempat upaya tersebut.
Emi mengatakan dirinya telah meminta penjelasan dari staf mengenai komunikasi nan sempat menjadi sorotan setelah pernyataan pihak TKB beredar di media sosial. Menurutnya, persoalan nan terjadi kemungkinan dipicu oleh perbedaan pemahaman alias langkah penyampaian info di lapangan.
“Saya selaku Kepala Bapenda Kota Palangka Raya menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik Toko Kopi Bumi andaikan ada ucapan alias perkataan dari staf saya nan dirasakan menyinggung,” kata Emi, Sabtu (13/6/2026).
Dia menegaskan, Bapenda tidak mau persoalan tersebut terus berkembang tanpa adanya penjelasan nan utuh dari kedua belah pihak. Karena itu, pihaknya berinisiatif mempertemukan staf nan berkepentingan dengan manajemen TKB untuk meluruskan info nan beredar.
Menurut Emi, pertemuan secara langsung dinilai lebih efektif dibandingkan saling memberikan penjelasan melalui media sosial nan berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.
“Kami sudah menghubungi nan berkepentingan untuk meluruskan persoalan ini, agar tidak berkembang menjadi sesuatu nan kurang baik,” ujarnya.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Emi juga mengaku turut bersungkawa atas musibah kebakaran nan dialami Toko Kopi Bumi. Namun di sisi lain, dia menjelaskan bahwa petugas Bapenda tetap mempunyai tugas nan berangkaian dengan manajemen dan pengawasan perpajakan daerah.
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·