Jakarta -
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) siap menyokong konektivitas digital untuk program prioritas seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih khususnya di area 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Direktur Utama Bakti Komdigi Fadhillah Mathar, ada beragam prasarana nan dikelola pihaknya untuk wilayah 3T termasuk Satelit Republik Indonesia 1 (Satria 1) nan sekarang siap untuk digunakan menyukseskan program-program prioritas pemerintah pusat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Infrastruktur SATRIA 1 nan saat ini telah menjangkau lebih dari 31 ribu titik jasa memberikan fondasi nan kuat untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat, digitalisasi jasa pendidikan, serta penguatan ekosistem ekonomi desa termasuk Koperasi Desa Merah Putih, terutama di wilayah nan belum tersedia akses internet nan memadai," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan jangkauan Satria 1 nan terbaru terhitung hingga 5 Juni 2026, Bakti mencatat ada sebanyak 31.803 letak nan telah terhubung dengan konektivitas digital satelit tersebut.
Dengan rincian jumlah titik nan dilayani ialah 21.718 letak merupakan akomodasi dari sektor pendidikan, lampau instansi pemerintahan sebanyak 6.353 lokasi, jasa kesehatan 1880 lokasi, akomodasi pertahanan dan keamanan 528 lokasi, pusat aktivitas masyarakat 488 lokasi,dan tempat ibadah 437 lokasi.
Sisa titik lainnya berjumlah 399 titik merupakan jasa nan tersedia untuk sektor pariwisata, pelayanan usaha, dan transportasi publik.
Lewat jangkauannya nan luas di wilayah 3T, maka dari itu Bakti siap mendukung hadirnya konektivitas digital untuk program-program prioritas nan dihadirkan pemerintah tersebut.
Adapun untuk wilayah-wilayah nan telah didukung prasarana digital nan dibangun oleh penyelenggara telekomunikasi, Indah mengatakan pengawasan dan penyediaan konektivitas digital untuk program-program prioritas secara unik ditangani Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi.
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan program nan ditargetkan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi dari desa. Pemerintah menargetkan pada Agustus 2026 dapat mengoperasikan sekitar 20.000-30.000 Koperasi Desa Merah Putih.
Sementara untuk program Sekolah Rakyat, program ini adalah program nan menghadirkan pendidikan cuma-cuma bagi anak-anak dari golongan ekonomi terendah untuk jenjang SD, SMP, maupun SMA.
Program Sekolah Rakyat hingga Juni 2026 tercatat telah diselenggarakan di 266 titik secara nasional dengan jumlah peserta didik eksisting mencapai 14.913 siswa.
(agt/agt)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·