Jakarta, CNN Indonesia --
Kanada untuk sementara memimpin 3-0 atas Qatar pada laga kedua Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Kamis (18/6) alias Jumat (19/6) WIB.
Pertandingan Grup B ini langsung melangkah sengit. Intensitas tinggi dipraktikkan. Pada 10 menit pertama Kanada menguasai ball possession hingga 70 persen.
Permainan sigap membikin bentrokan-bentrokan bentuk tak terhindarkan. Qatar, sebagai tim nan ditekan, mau tak mau mengandalkan kekuatan bentuk untuk meredam lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertubi-tubi ditekan, pertahanan Qatar akhirnya bedah juga. Pada menit ke-16, Cyle Larin membukukan namanya di papan skor setelah terjadi kemelut di muka kiper.
Selepas hydration break, tepatnya menit ke-29, Kanada menambah keunggulan. Kali ini tendangan voli lewat Jonathan David nan memanfaatkan bola rebound sepakan Jacob Shaffelburg.
Meski sudah unggul 2-0, Kanada tak mengendurkan intensitas permainan. Efeknya, Qatar kudu harus bermain dengan 10 pemain setelah Homam Ahmed diganjar kartu merah oleh wasit Cristian Garay.
Dalam situasi serangan kembali Kanada, Homam menarik pundak Tajon Buchanan hingga jatuh. Wasit memantau VAR dan diputuskan kartu merah serta tendangan bebas untuk Kanada.
Karena terus-terusan ditekan, Qatar menumpuk pemain di pertahanan, mirip parkir bus. Tidak ada pemain nan dibiarkan menunggu di tengah lapangan untuk serangan balik.
Gawang Qatar kembali kebobolan pada menit ke-45+3. Gol kembali dicetak David nan memanfaatkan bola muntak sundulan Larin. Kanada pun unggul 3-0 pada babak pertama.
(abs)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·