Auto2000 Respons Dealer Asco Daihatsu Tutup Di Indonesia

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Fenomena penutupan sejumlah jaringan dealer mobil merek Jepang di Indonesia belakangan menjadi sorotan. Setelah Honda menutup beberapa jaringan dealernya, Toyota, dan terbaru Daihatsu yang mengumumkan penghentian operasional sejumlah dealer sebagai bagian dari dinamika bisnis.

Menanggapi kondisi tersebut, CEO Auto2000 Anton Jimmy beranggapan pihaknya tetap memandang prospek pada pasar otomotif Indonesia dalam jangka panjang.

"Kami secara long term Indonesia tetap adalah potensi market nan besar," kata Anton di PIK, Kamis (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anton Indonesia mempunyai potensi pasar besar, termasuk di wilayah luar Pulau Jawa nan sekarang menunjukkan perkembangan ekonomi.

Selain itu perubahan pola pertumbuhan ekonomi membikin pusat aktivitas masyarakat tidak lagi hanya terkonsentrasi di kota besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut, katanya membikin tren penjualan kendaraan di luar Jawa juga menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pengamatannya, pertumbuhan ekonomi sejumlah wilayah di luar Jawa apalagi lebih tinggi dibandingkan wilayah Jawa.

"Nah di wilayah-wilayah itu kan gimana kita bisa melayani customer di wilayah itu juga. Kenapa? Saya memandang bahwa penjualan di luar Jawa ini juga sebenarnya trennya cukup meningkat. Karena kan Q1 kemarin kan keluar info GDP cukup baik lah ya. Tapi jika kami bandingkan wilayah-wilayah nan di luar dari Jawa ini sebenarnya peningkatan lebih tinggi lagi," ucapnya.

Atas dasar itu, Auto2000 tetap membuka kesempatan ekspansi jaringan secara selektif.

"Di mana customer berada, market bakal bergerak kemana, kita bakal ikutin terus. Dan saya rasa ini strategi nan baik," lanjutnya.

Selain mengandalkan penjualan kendaraan baru, Auto2000 juga memandang kesempatan pertumbuhan dari jasa purnajual. Anton menjelaskan usia kepemilikan mobil masyarakat sekarang condong lebih panjang sehingga kebutuhan servis terus meningkat.

"Kedua, kita banyak memandang market otomotif sekali lagi hanya dari penjualan mobil. Tapi sebenarnya banyak juga dari kebutuhan service. Karena dulu jika orang tukar mobil mungkin 3-4 tahun. Sekarang bergeser 4-5 tahun, ada nan 6-7 tahun. Nah ini kan butuh service," kata dia.

Menurutnya, tren tersebut membikin jumlah pengguna nan datang ke bengkel resmi tetap bertumbuh meski pasar penjualan kendaraan mengalami perlambatan.

Selain memperluas jasa bengkel, Auto2000 juga mengembangkan jasa mobile service dan jaringan dealer nan hanya konsentrasi pada servis serta suku cadang alias 2S, khususnya di wilayah luar Jawa.

Fenomena penutupan dealer merek Jepang bukan perihal baru di industri otomotif nasional. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah jaringan merek Jepang tutup dan sebagian di antaranya beranjak ke merek China.

Nama besar Jepang nan diketahui telah menutup dealer di antaranya Honda, Toyota, dan sekarang Daihatsu.

Pada unggahan media sosial grup dealer, Asco Automotive mengumumkan jika upaya mereka tak lagi terafiliasi Daihatsu. Keputusan ini lantas berakibat kepada berhentinya operasional 11 dealer Daihatsu nan sebelumnya dijalankan Asco.

Namun pada unggahan terbaru, Asco mengumbar rencana mereka nan diduga berangkaian dengan merek mobil asal China.

(ryh/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-oto