Apple Buka Developer Institute, Ada Kelas Pengembangan Ai Hingga Games

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Apple membuka lima Developer Institute di Indonesia nan menyediakan akses ke beragam kelas seperti developer kepintaran buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML), developer operations, games, hingga entrepreneurship.

Berbeda dengan Apple Developer Academy nan sudah lebih dulu ada, Apple Developer Institute ini datang dengan empat program nan ditujukan untuk para developers alias pengembang. Program tersebut adalah artificial intelligence dan machine learning, developer operations, games, serta entrepreneurship.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Apple Developer Academy datang sebagai platform untuk memberikan pengembangan lebih mendasar di beragam topik, seperti coding, desain, hingga professional skill.

"Bersama Apple Developer Academy, nan terus membangun fondasi bagi talenta-talenta digital baru, Apple Developer Institute bakal mendukung para developer dalam negeri di jenjang perjalanan pekerjaan mereka berikutnya," kata Susan Prescott, Vice President of Worldwide Developer Relations Apple dalam keterangannya, Selasa (21/4).

"Kami berkomitmen untuk mendukung ekosistem teknologi Indonesia nan dinamis, dan menantikan gimana program-program ini membantu peserta membentuk masa depan," tambahnya.

Apple Developer Institute sendiri berlokasi di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta dan menawarkan program kepada nyaris 200 peserta.

Institut kelima di Jakarta dirancang untuk developer ahli dan berfaedah sebagai pusat organisasi di mana developer dapat memperoleh pengalaman berarti dengan berjejaring, belajar, dan berinovasi.

Program-program di institut Apple ini menawarkan pembelajaran selama delapan hingga 24 bulan. Pada setiap program, Apple menggandeng mitra lokal untuk menghadirkan penemuan nan relevan dengan industri.

Lebih lanjut, pada program AI/ML nan berlokasi di Surabaya, para peserta bakal konsentrasi pada pengembangan keahlian pemrograman inti AI/ML beserta aplikasi nyata, sebelum bersambung ke penyelesaian tantangan industri dengan mengembangkan solusi berbareng perusahaan-perusahaan Indonesia.

Sementara itu, peserta program DevOps bakal melalui serangkaian tantangan enterprise, mulai dari meluncurkan aplikasi cloud hingga mengelola sistem berbasis kontainer dalam skala besar. Lewat proses ini, para peserta memperoleh pengalaman penerapan nyata di beragam industri.

Dalam program games, para peserta mengembangkan game dengan training nan dipandu mentor dan master ahli di bagian media 2D dan 3D selama enam bulan di Batam. Dalam enam bulan berikutnya secara hybrid, para peserta menyempurnakan game mereka, melakukan pengetesan khalayak, serta mengembangkan strategi go-to-market dan publikasi game.

Program ini diakhiri dengan kesempatan bagi para developer untuk memamerkan game mereka di pameran industri, sehingga dapat menjangkau para pemain dan investor.

Pada program entrepreneurship, para peserta bakal diminta membawa buahpikiran startup dari tahap prototipe hingga menjadi upaya nan dapat berkembang pesat. Program ini beraksi di ruang inkubasi unik di Jakarta, memungkinkan para peserta mengembangkan keahlian nan dibutuhkan untuk meluncurkan, menumbuhkan, dan memperluas produk mereka dengan support dari mahir teknis serta mentor.

Sementara Apple Developer Institute for Professionals bakal menjadi ruang nan mempertemukan developer ahli dari beragam tahap pekerjaan untuk berjejaring, belajar, dan berinovasi.

Institut ini menawarkan pertemuan rutin dengan sesama developer dan mitra industri; co-working space untuk menginkubasi buahpikiran upaya dan proyek komunitas; serta katalog kursus dari mitra industri lokal dan internasional.

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-tekno