Apakah Gaji Dan Tunjangan Rumah Tentara As Naik Tiap Tahun?

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pada Desember 2025 lalu, pemerintah Amerika Serikat telah meningkatkan penghasilan pokok seluruh tentara aktif mulai dari Angkatan Laut, Korps Marinir, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Penjaga Pantai, dan Angkatan Luar Angkasa.

Kenaikan penghasilan pokok sebesar 3,8 persen pada tahun 2026 berasas National Defense Authorization Act (NDAA). Selain penghasilan pokok, tunjangan perumahan dasar (BAH) juga naik 4,2 persen efektif mulai 1 Januari 2026, nan disetujui oleh Departemen Pertahanan.

Dikutip dari laman www.military.com, penghasilan Pokok Terendah (E-1) US$2.407,20 alias sekitar Rp41 juta per bulan. Untuk penghasilan perwira (O-1) dalam kisaran sekitar US$4,759,50 alias Rp80,09 juta per bulan. Sementara perwira senior dapat $9,420 alias lebih dari Rp158 juta per bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa penghasilan militer meningkat?

Gaji militer secara otomatis meningkat pada awal setiap tahun kalender, ialah pada bulan Januari. Anggota militer memandang perubahan tersebut tercermin dalam periode pembayaran pertama tahun tersebut.

Militer menetapkan kenaikan penghasilan tahunan nan kurang lebih mencerminkan kenaikan bayaran dan penghasilan sektor swasta di seluruh negeri.

Kenaikan ini umumnya ditentukan oleh Indeks Biaya Ketenagakerjaan (Employment Cost Index/ECI), nan dihitung beberapa kali setahun oleh Departemen Tenaga Kerja. Militer menggunakan perubahan tahunan ECI bulan Oktober untuk menentukan persentase kenaikan penghasilan untuk tahun berikutnya. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, Kongres dapat mengganti jumlah otomatis ini.

Tunjangan rumah juga naik

Selain gaji, para tentara AS juga dapat tunjangan rumah bagi mereka nan tinggal di luar pangkalan militer alias luar negeri. Laman My Army Benefits membeberkan kenaikan tunjangan rumah ini.

Tunjangan Perumahan Dasar (Basic Allowance for Housing/BAH) menutupi biaya perumahan ketika prajurit tinggal di luar pangkalan.

Tujuan BAH adalah untuk memberikan kompensasi perumahan nan jeli dan setara kepada personil dinas berseragam berasas biaya perumahan di pasar perumahan sipil setempat, dan dibayarkan ketika tempat tinggal pemerintah tidak disediakan.

Besaran BAH didasarkan pada letak tugas geografis prajurit, tingkat gaji, dan status tanggungan. BAH adalah bagian kompensasi terbesar kedua bagi sebagian besar prajurit.

Besaran BAH untuk personil dinas pada tahun 2026 telah meningkat rata-rata 4,2 persen secara nasional. Itu berfaedah bahwa prajurit nan menerima BAH bakal menanggung biaya rata-rata antara US$93 (1,6 juta) dan US$212 (3,6 juta) untuk biaya perumahan mereka setiap bulan.

Sementara Tunjangan Perumahan Luar Negeri (Overseas Housing Allowance/OHA) digunakan untuk mengganti sebagian besar biaya perumahan nan dikeluarkan personil selama bekerja di luar negeri. Besaran tunjangan diperbarui secara berkala berasas info biaya baru dan tinjauan perubahan mata uang.

Batas maksimal sewa dihitung menggunakan sewa aktual seperti nan dilaporkan melalui pusat keuangan. Batas maksimal sewa ditetapkan sedemikian rupa sehingga 80 persen personil nan mempunyai tanggungan mendapatkan penggantian penuh biaya sewa.

Anggota nan tidak didampingi alias personil tanpa tanggungan berkuasa atas 90 persen dari tarif untuk personil nan mempunyai tanggungan.

Tunjangan utilitas/pemeliharaan rutin dibayarkan setiap bulan untuk menutupi pengeluaran nan dibayarkan langsung ke perusahaan utilitas.

Pembayaran sepenuhnya menutupi pengeluaran utilitas nan dilaporkan untuk 80% anggota, berasas pengeluaran nan dilaporkan kepada Komite Tunjangan Harian, Perjalanan, dan Transportasi oleh personil nan menerima tunjangan tersebut.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional