Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa mengungkap sasaran selanjutnya usai menjuarai Moto3 Junior Estoril 2026, Portugal, Minggu (14/6). Ia mau pencapaian lebih baik di bumi balap sepeda motor.
Ramadhipa sukses jadi pembalap terbaik pada seri tersebut dengan catatan waktu 27 menit 55,32 detik. Ia berambisi prestasi di Estoril tak bakal jadi pemungkas musim ini.
"Kalau target, saya mau finis di setiap race. Melihat bendera finis itu sasaran utama dan berkembang di balapan demi balapan," kata Ramadhipa dalam konvensi pers virtual, Senin (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rider Astra Honda Racing Team itu beralasan, setiap catatan di jenis balap jadi referensi untuk tim sekaligus perkembangannya di level junior. Pembalap 16 tahun itu mau peningkatan terlihat di setiap edisi.
"Dari setiap sesi itu krusial lantaran kudu mengumpulkan info dan perlu improvisasi. Untuk mencapai hasil terbaik tentunya kudu ada improvisasi dari motor, mekanik, dan saya sendiri," ucapnya.
"Itu sasaran saya agar bisa meningkatkan diri untuk balapan-balapan berikutnya. Seperti itu," dia menambahkan.
Hasil gemilang di Estoril mendongkrak posisi Ramadhipa di klasemen. Saat ini, dirinya berada di ranking kedua dengan 51 angka, berbeda tujuh poin dari pembalap CFMoto Aspar Junir, Giulio Pugliese.
Lebih lanjut, pembalap asal Yogyakarta itu juga berupaya meningkatkan kapabilitas diri termasuk dari aspek bahasa. Di samping belajar Bahasa Inggris, Ramadhipa juga mengasah keahlian Bahasa Spanyol lantaran banyak mekanik berasal dari Negeri Matador.
"Utamanya memang kudu Bahasa Inggris. Tapi selain itu saya juga kudu belajar Bahasa Spanyol agar sama-sama mengerti dengan montir. Ya, sedikit-sedikit bisa [Bahasa Spanyol]," ujar dia.
(ikw/ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·