Apa Benar Nakamura Main Tanpa Pakai Pelindung Kaki Lawan Belanda?

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelandang timnas Jepang, Keito Nakamura, viral di media sosial setelah membantu Samurai Biru mengimbangi Belanda 2-2 dalam pertandingan Piala Dunia 2026, Senin (15/6) awal hari WIB.

Ada nan menarik saat Keito Nakamura mencetak gol ke gawang Belanda di Stadion AT&T, Arlington. Nakamura memakai kaus kaki pendek sehingga tulang keringnya tampak terekspos.

Kondisi tersebut jadi perdebatan bagi fans sepak bola. Apabila tidak menggunakan deker alias shin guard, kenapa Nakamura tidak diminta memakai perlengkapan standar. Apabila menggunakan shin guard, tulang keringnya tidak banyak tertutup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun apakah Nakamura betul-betul tidak memakai shin guard/pelindung kaki? Jawabannya tidak. Pemain Stade Reims itu rupanya tetap memakai shin guard sebagai perangkat wajib nan mesti dikenakan sesuai patokan IFAB.

Jika memandang foto Nakamura lebih dekat, terlihat ada nan menonjol di kembali kaus kakinya nan hanya sebatas di atas pergelangan kaki.

Gaya main dengan kaus kaki pendek ini memang kerap dilakukan oleh sebagian pesepakbola era modern, termasuk Nakamura.

Bahkan saat memihak Reims di Liga Prancis, style Nakamura pun juga demikian. Lantas pertanyaan lanjutannya, apakah seorang pemain diperbolehkan memakai shin guard nan tidak menutupi banyak tulang keringnya?

Mengacu peraturan IFAB pada BAB 4.2, shin guard tetap wajib digunakan. Aturan nan merujuk soal shin guard ialah kudu terbuat dari bahan nan sesuai dan tertutup kaus kaki untuk melindungi tulang kering pemain.

"Pelindung tulang kering kudu terbuat dari bahan nan sesuai dan berukuran tepat untuk memberikan perlindungan nan memadai dan tertutup oleh kaus kaki. Pemain bertanggung jawab atas ukuran dan kesesuaian pelindung tulang kering mereka," bunyi peraturan IFAB.

Dalam kajian anatomi nan salah satunya membahas struktur bagian tubuh manusia, pemisah tulang kering dinyatakan mulai dari bawah dengkul hingga sendi pergelangan kaki.

Artinya, pada kasus Nakamura, pemain sayap kiri Jepang itu jelas tak melanggar patokan IFAB. Hanya saja, Nakamura dihadapkan pada akibat cedera nan sangat rentan lantaran shin guard kecilnya hanya menutupi sebagian tulang kering alias tulang kering bagian bawah penggawa berumur 25 tahun tersebut.

Jepang bermain seri 2-2 dengan Belanda dalam laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6) awal hari WIB. Dua gol Samurai Biru dari Nakamura dan Daichi Kamada merespons positif dua gol tim Oranje nan dicetak Virgil Van Dijk dan Crysencio Summerville.

[Gambas:Video CNN]

(afr/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport