CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 14:00 WIB
Anna Wintour membikin kejutan dengan tampil dalam kover Vogue berbareng Meryl Streep nan memerankan karakternya dalam The Devil Wears Prada, Miranda Priestley. (dok. Annie Leibovitz/Vogue via IG @voguemagazine )
Jakarta, CNN Indonesia --
Anna Wintour membikin kejutan dengan tampil dalam kover majalahnya sendiri, Vogue, berbareng Meryl Streep nan memerankan karakternya dalam The Devil Wears Prada, Miranda Priestley.
Pose keduanya dipamerkan oleh Vogue dalam unggahan pada Rabu (8/4) sebagai bagian dari rangkaian promosi movie The Devil Wears Prada 2. Kover itu menampilkan Wintour mengenakan dress merah, sedangkan Streep dengan suite ala kantoran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto tersebut terbilang berhistoris lantaran adalah kali pertama Anna Wintour mau difoto menjadi kover majalah nan sudah dia pimpin sejak 1988 hingga 2025 tersebut. Selain itu, dia difoto berbareng Streep sebagai Miranda Priestley, karakter nan disebut terinspirasi dari Anna Wintour.
Menurut Page Six pada Kamis (9/4), persetujuan atas photoshoot tersebut terbilang sulit. Wintour pernah menolak pendapat menjadi model kover majalah tersebut, sementara Streep sudah dua kali, pada 2012 dan 2017.
Di sisi lain, Vogue juga mengalami kebuntuan lantaran Anne Hathaway sudah jadi model untuk jenis Agustus sementara Emily Blunt juga punya edisinya sendiri.
Pemimpin redaksi Vogue saat ini, Chloe Malle, mengatakan bahwa dirinya mengemukakan pendapat ini kepada Wintour nan saat ini menjadi kepala Global Editorial Director Vogue dan Global Content Officer Conde Nast itu saat Paris Fashion Week pada Oktober 2025.
"Saya berkata, 'Anna, bakal sangat luar biasa jika Anda dan Meryl tampil di sampul,'" kenang Malle. "Dan dia berkata, 'Chloe, itu sangat menyanjung, tetapi itu bukan style saya.'"
Namun semua berubah saat Meryl Streep maju meyakinkan Anna Wintour untuk melakukan pengambilan gambar tersebut.
"Dan jawabannya [jadi] berbeda. Jadi kita lihat siapa nan mempunyai kekuatan persuasi," kata Malle nan menyebut upaya pengambilan gambar tersebut butuh "sedikit sekali bujukan."
Akhirnya keduanya berjumpa dan mengenakan koleksi Prada nan dirancang unik untuk jenis ikonis tersebut. Tentu saja dengan tag line nan identik dengan Anna Wintour dan Miranda Prestley: "Two devils, two Pradas."
"Ini membikin arsip Pentagon terlihat seperti kitab Richard Scarry," kata Malle nan menyebut proyek nan difoto oleh Annie Leibovitz dan ditata oleh Grace Coddington ini sangat dirahasiakan dengan ketat selama berbulan-bulan.
Direktur jaringan mode dunia Vogue, Virginia Smith mengatakan dirinya kudu memesan sendiri seluruh wardrobe nan dibutuhkan kepada para desainer dan label dan menggunakan teka-teki unik nan samar serta mendusta agar proyek ini tidak bocor.
"Anna merasa bahwa kehadiran Grace di sini bakal mencurigakan," kata Smith. "Jadi saya kudu menyembunyikan Grace dan membawanya ke area mini di ruang tukar tanpa ada nan melihatnya."
Namun kedua bintang, Anna Wintour dan Meryl Streep, langsung berkawan saat bertemu. Smith mengatakan bahwa pada saat hari fitting, kedua wanita itu datang dengan syal kuning cerah nan serasi dan sama sekali tidak direncanakan.
"Anna sangat gembira, dia berkata, 'Kalian kudu foto ini,'" kenang Malle.
Anna Wintour disebut menjadi sumber inspirasi dari karakter ikonis nan diperankan Meryl Streep dalam saga The Devil Wears Prada, Miranda Prestley.
Karakter itu diambil dari novel berjudul sama karya Lauren Weisberger, nan pernah bekerja sebagai asisten Anna Wintour. Namun, seperti Miranda, Wintour tak ingat momen Weisberger menjadi asistennya.
(end)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·