Jakarta, CNN Indonesia --
Gregoria Mariska Tunjung resmi mengundurkan diri dari training nasional (pelatnas) PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Apa argumen Gregoria mundur?
Tungga putri Indonesia berkelas ke-57 BWF ini resmi diumumkan PBSI mundur dari pelatnas pada Jumat (15/5). Gregoria mengusulkan pengunduran diri lewat surat resmi.
Sebelum mengusulkan surat pengunduran diri, Gregoria terlebih dulu berdikskusi dengan orang-orang terdekat nan dipercaya. Ia juga berkomunikasi dengan petinggi di PBSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua sosok di PBSI nan diajak bicara adalah Kabid Binpres Imam Tohari dan Pelatih tunggal putri Imam Tohari. Setelah mendapatkan masukan, Gregoria mengusulkan surat resmi.
Mengacu rilis PBSI, Gregoria mundur lantaran kondisi kesehatan. Peraih lencana perunggu Olimpiade Paris 2024 ini juga sedang dalam masa pemulihan dari sakit vertigo nan dideritanya.
"Kondisi kesehatan Gregoria nan tetap dalam proses pemulihan dari vertigo menjadi argumen utama pengunduran dirinya," tulis PBSI dalam rilis nan diterima CNN Indonesia, Jumat (15/5).
"Hingga saat ini, Gregoria merasa belum pulih sepenuhnya dan belum mempunyai kepercayaan diri untuk kembali bertanding," tulis PBSI untuk menjelaskan argumen mundur Gregoria.
Gregoria mundur dari pelatnas setelah 12 tahun digembleng di Cipayung. Sejumlah prestasi telah dipersembahkan dara kelahiran Wonogiri, 11 Agusus 199 ini.
Sejumlah gelar nan diraih Gregoria selama berada dalam Pelatnas Cipayung antara lain lencana emas Asia Team Championship 2022, Spain Master 2023 dan Japan Masters 2023.
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·