Aksi Laga The Furious Banjir Pujian Dari Kritikus

Sedang Trending 20 jam yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 18 Jun 2026 10:00 WIB

Film Hong Kong The Furious (2025) nan turut dibintangi Xie Miao, Joe Taslim hingga Yayan Ruhian. Film The Furious karya Kenji Tanigaki menjadi sensasi baru di kalangan fans movie action. (Edko Films/Zhejiang Hengdian Film/XYZ Films)

Jakarta, CNN Indonesia --

Film The Furious karya Kenji Tanigaki menjadi sensasi baru di kalangan fans movie action. Mo Tse dan Joe Taslim sukses mendapatkan sorotan penonton lewat tindakan laga nan ditampilkan keduanya dalam movie tersebut.

Sejak tayang perdana pada 12 Juni 2026 di Amerika Serikat dan Hong Kong, movie bela diri asal Hong Kong ini sukses menuai rating dahsyat dari para kritikus dan penonton pada laman agregator Rotten Tomatoes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Per Senin (15/6), movie ini mendapatkan status Fresh untuk Tomatometer dengan nilai 97 persen dari 109 ulasan kritikus. Sementara itu skala Popcornmeter dari penonton memberikan nilai 95 persen, berasas lebih dari 500 penonton.

Film nan menyatukan tokoh dan praktisi laga Asia ini dibanjiri pujian oleh para kritikus. Sebagian besar memuji koreografi pertarungan sadis dan menegakkan nan ditampilkan secara memukau oleh para pemerannya.

"The Furious menantang movie tindakan lainnya tahun ini untuk menjadi sebrutal, seganas, dan sekeren ini," tulis Matt Donato dari IGN Movies.

"The Furious adalah sebuah pencapaian luar biasa dalam perihal koordinasi bentuk massal sehingga hal-hal mini seperti karakter dan narasi bisa menjadi perihal nan kurang penting. Ini adalah movie di mana Anda datang untuk segmen perkelahian dan tetap menontonnya, dan Anda kemungkinan besar tidak bakal merasa kecewa," tulis Guy Lodge dari Variety.

"Film tindakan terbaik tahun ini, sejauh ini. Perpaduan antara Taken dan The Raid, movie produksi Hong Kong ini bakal memuaskan para fans tindakan dan bela diri," tulis Fico dari CineXpress.

"Tanpa sedikit pun berlebihan, saya dapat mengatakan bahwa segmen puncak movie ini, perkelahian sadis lima orang di dalam instansi polisi adalah salah satu tampilan kekerasan sinematik terhebat nan pernah ditampilkan di layar lebar," tulis Shakyl Lambert dari CG Magazine.

Film Hong Kong The Furious (2025) nan turut dibintangi Xie Miao, Joe Taslim hingga Yayan Ruhian.Film The Furious karya Kenji Tanigaki menjadi sensasi baru di kalangan fans movie action. (Edko Films/Zhejiang Hengdian Film/XYZ Films)

"Sebuah karya luar biasa nan penuh tindakan dan kekacauan nan ditangkap dengan langkah nan menyegarkan. Tepat ketika Anda berpikir itu tidak mungkin meningkat lebih jauh, movie ini membawanya ke level nan sama sekali baru. Mo Tse menghadirkan intensitas nan galak dalam penampilannya," tulis Dana Han-Klein dari We're Watching What?!.

Kualitas segmen tindakan hingga koreografi nan disajikan dinilai sejumlah kritikus sukses menutupi kelemahan pada perbincangan dan cerita nan dikepalai oleh Mak Tin-shu sebagai penulis utama dalam movie tindakan terbaru ini.

Naskah nan digodok Mak Tin-shu berbareng Lei Zhilong, Shum Kwan-sin, dan Frank Hui ini dinilai kritikus tidak sukses menjadi kekuatan utama The Furious. Beberapa kritikus apalagi memberikan komentar pedas mengenai alur cerita terlepas dari segmen tindakan nan dipenuhi oleh pujian.

"Dialognya sangat kacau, alur ceritanya konyol, dan tidak bakal ada nan peduli lantaran Tanigaki telah merancang, mengoreografikan, dan mengeksekusi beberapa segmen pertarungan paling mengesankan dalam beberapa tahun terakhir," tulis Brian Tallerico dari RogerEbert.com.

[Gambas:Youtube]

"Tidak ada satu pun nan betul-betul segara dalam movie ini; para penonton nan doyan menonton movie dari beragam level kualitas pasti sudah pernah memandang semua nan ditawarkan The Furious," tulis Kelly Vance dari East Bay Express.

"The Furious berlalu begitu saja di depan mata penonton dalam sebuah segmen nan terlalu familiar," lanjut Kelly Vance.

"Sebuah movie thriller bela diri nan mengecewakan, nan pastinya bakal lebih baik jika durasinya hanya 90 menit," tulis David Nusair dari Reel Film Reviews.

The Furious mengikuti kisah Wang Wei (Mo Tse), seorang ayah nan hidupnya hancur ketika putrinya diculik oleh jaringan perdagangan manusia. Setelah upayanya mencari support dari pihak berkuasa tidak membuahkan hasil, dia memutuskan untuk mencari putrinya sendiri.

Dalam pencarian tersebut, Wang Wei berjumpa dengan Navin (Joe Taslim), seorang wartawan nan juga mempunyai argumen pribadi untuk memburu sindikat nan sama lantaran istrinya menjadi korban.

Keduanya kemudian bekerja sama untuk mengungkap jaringan pidana nan beraksi lintas wilayah dan dilindungi oleh oknum-oknum berpengaruh.

(van/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-hiburan