Jakarta -
Pemanfaatan kepintaran buatan (AI) sekarang semakin meluas ke beragam aspek operasional perusahaan. Tidak hanya untuk jasa pelanggan, AI juga mulai digunakan untuk menghemat energi, meningkatkan keselamatan kerja, hingga mengoptimalkan pengawasan operasional.
Melalui XLSmart for Business, XLSmart memperkenalkan ESTA eco dan ESTA vision dalam arena Bravo 500 Summit 2026 sebagai bagian dari ekosistem Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA).
ESTA eco merupakan solusi optimasi daya berbasis AI nan dirancang untuk meningkatkan efisiensi sistem pendingin alias HVAC di beragam sektor industri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusi ini memanfaatkan sensor cerdas, perangkat kontrol, dan teknologi machine learning untuk memantau, memprediksi, serta mengoptimalkan konsumsi daya secara real time.
XLSmart menyatakan teknologi tersebut bisa membantu perusahaan mengurangi biaya daya hingga 40% sekaligus mendukung pencapaian sasaran keberlanjutan alias ESG (Environmental, Social, and Governance).
Dengan model investasi Zero Capex, ESTA eco juga ditujukan untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi tanpa kudu mengeluarkan investasi awal nan besar.
Selain efisiensi energi, XLSmart turut memperkenalkan ESTA vision nan memanfaatkan teknologi computer vision dan AI analytics untuk mengubah rekaman kamera pengawas menjadi sumber insight operasional.
Teknologi ini memungkinkan perusahaan melakukan pemantauan kondisi operasional secara real time, mendeteksi anomali, meningkatkan keselamatan kerja, memonitor kepatuhan prosedur, hingga menghasilkan laporan otomatis berbasis info visual.
Para visitor memadati booth pameran, obrolan dan talkshow pada arena XLSmart Bravo 500 Summit di Jakarta, Kamis (11/2/6/2026). Ini adalah forum tahunan jenis kedua nan mempertemukan industri, pemerintah, akademisi dan mitra teknologi di Indonesia.'Solusi untuk Korporasi, Solusi untuk Negeri' jadi tema nan dipilih dalam aktivitas B2B nan digelar di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Event ini mengundang 2.000 partisipan untuk membahas pemanfaatan AI, data, konektivitas dan teknologi digital. Foto: Ari Saputra/detikFoto
ESTA vision ditujukan untuk beragam sektor industri seperti manufaktur, logistik, transportasi, pertambangan, minyak dan gas, retail modern, smart building, pelabuhan, hingga bandara.
Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSmart, Andrijanto Muljono, menilai pemanfaatan AI sekarang semakin krusial dalam membantu perusahaan meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.
"Transformasi digital nan sukses memerlukan lebih dari sekadar teknologi. Perusahaan memerlukan fondasi konektivitas nan kuat, keahlian mengelola info secara efektif, serta pemanfaatan AI dan otomasi nan bisa menghasilkan akibat upaya nan nyata," ujar Andrijanto di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Melalui kedua solusi tersebut, XLSmart berambisi pemanfaatan AI tidak hanya berfokus pada otomatisasi layanan, tetapi juga bisa menciptakan efisiensi dan produktivitas nan lebih besar di sektor operasional perusahaan.
ESTA eco dan ESTA vision merupakan bagian dari ESTA Ecosystem, platform digital terintegrasi nan menggabungkan teknologi kepintaran buatan (AI), cloud, info platform, keamanan siber, hingga jaringan 5G.
Solusi tersebut diperkenalkan melalui XLSmart for Business dalam arena Bravo 500 Summit 2026 nan mempertemukan ratusan pemimpin upaya dan korporasi di Indonesia. Ajang nan memasuki tahun ke-2 ini sukses mengumpulkan para pelaku upaya dari beragam bagian nan beraksi di Tanah Air.
Melalui peluncuran ESTA Ecosystem, XLSmart for Business menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis bagi bumi upaya dalam mengakselerasi transformasi digital Indonesia melalui pemanfaatan AI, data, cloud, dan jaringan 5G nan terus diperluas secara nasional.
(agt/agt)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·