90 Persen Pelanggan Netflix Indonesia Tetap Pilih Nonton Film Lokal

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026 05:00 WIB

Netflix melaporkan bahwa 90 persen pengguna jasa streaming itu di Indonesia tetap memilih menonton movie lokal. Abadi Nan Jaya menjadi movie zombie pertama Netflix di Indonesia nan sukses meraih lebih dari 11 juta penayangan hanya dalam beberapa hari setelah dirilis pada 23 Oktober 2025. (Netflix)

Jakarta, CNN Indonesia --

Netflix melaporkan bahwa 90 persen pengguna jasa streaming itu di Indonesia tetap memilih menonton movie lokal selama setahun terakhir, nan juga ikut mendorong capaian penonton konten-konten lokal di tangga konten terkenal Netflix secara global.

Berdasarkan laporan berjudul The Netflix Effect di Indonesia: Satu Dekade Cerita, Talenta, dan Dampak Kreatif, diketahui bahwa terdapat 35 titel dari movie dan serial Indonesia nan telah masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix hingga Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga Januari 2025, sebanyak 35 titel Indonesia telah masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix dan lebih dari 90 persen personil Netflix di Indonesia tercatat menonton konten lokal sepanjang 2025," tulis pernyataan resmi Netflix yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu (13/5).

Sejumlah movie lokal tercatat sukses meraih penayangan dengan nomor dahsyat di jasa streaming tersebut, seperti movie Abadi Nan Jaya (2025), Gadis Kretek (2023), The Shadow Strays (2024), dan serial terbaru Luka Makan Cinta nan dirilis pada 15 April 2026.

Abadi Nan Jaya menjadi movie zombie pertama Netflix di Indonesia nan sukses meraih lebih dari 11 juta penayangan hanya dalam beberapa hari setelah dirilis pada 23 Oktober 2025. Film zombie lokal itu sukses debut di posisi pertama dalam daftar Global Top 10 dan masuk ke dalam Top 10 di 75 negara.

Sementara itu, movie terkenal Gadis Kretek turut sukses masuk dalam daftar Global Top 10 dengan 1,6 juta penayangan dalam seminggu setelah dirilis pada 2 November 2023.

Pencapaian senada turut dirasakan The Shadow Strays, movie thriller tindakan tersebut sukses masuk Top 10 di 85 negara dalam waktu satu minggu setelah dirilis pada 17 Oktober 2024.

Serta nan terbaru adalah pencapaian serial nan menggabungkan romansa, kuliner, dan lanskap Bali berjudul Luka Makan Cinta, nan sukses menduduki posisi enam Global Top 10 dengan sekitar 2,4 juta penayangan, serta memasuki Top 10 di 30 negara.

Laporan tersebut turut merangkum gimana judul-judul Indonesia mengangkat dan memicu percakapan tentang budaya Indonesia di kalangan audiens internasional.

Salah satu dampaknya terlihat dari penayangan movie Abadi Nan Jaya, movie tersebut memadukan komponen budaya lokal dengan pendekatan unik dalam aliran zombie, terinspirasi dari tanaman kantong semar unik Indonesia dan berpusat pada minuman tradisional jamu.

"Proses syuting nan dilakukan di Yogyakarta juga membikin lokasi-lokasi dalam movie ini banyak dibicarakan di media dan organisasi online setelah penayangannya," tulis laporan tersebut.

[Gambas:Youtube]

Dampak terhadap pelestarian budaya Indonesia juga terlihat dari movie Gadis Kretek nan mencuri perhatian lewat kebaya janggan nan digunakan Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo) sebagai pemeran utama.

"Gadis Kretek (2023) kembali mengangkat perhatian terhadap kebaya janggan, sekaligus mendorong minat penonton untuk mengunjungi Museum Kretek dan Museum Kereta Api Ambarawa setelah serial tersebut tayang," tulis laporan tersebut.

"Serial ini juga memicu beragam parodi dan reinterpretasi imajinatif dari penggemar, nan mengadaptasi adegan-adegan ikonik dengan sentuhan humor," lanjutnya.

"Mulai dari Gadis Kresek nan mengangkat rumor lingkungan hingga Gadis Klathak nan menyoroti kuliner lokal, serial ini berkembang menjadi kejadian budaya pop nan hidup melalui produktivitas audiens."

(van/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-hiburan