CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 20:00 WIB
Zayed National Museum di Abu Dhabi, UEA, salah satu museum terindah di dunia. (AFP/LUDOVIC MARIN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Fungsi museum di era modern telah bergeser jauh dari sekadar tempat penyimpanan dan pelestarian barang bersejarah. Hari ini, museum telah menjelma menjadi simbol inovasi, kekuatan narasi, dan harmoni arsitektur nan memukau.
Melansir Wanderlust, arena penghargaan arsitektur bergengsi dunia, Prix Versailles, baru saja merilis daftar 7 Museum Terindah di Dunia untuk Tahun 2026.
Sekretaris Jenderal Prix Versailles, Jérôme Gouadain, menyatakan bahwa deretan museum nan terpilih tahun ini sukses menampilkan kualitas interpretasi arsitektur dan tata panggung nan luar biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deretan museum terindah di bumi tersebut juga bisa mengangkat koleksi hingga situs mereka dengan kekuatan narasi nan megah.
Berikut adalah ulasan komplit 7 museum peraih penghargaan bergengsi Prix Versailles nan berasal dari empat benua:
1. Zayed National Museum (Abu Dhabi, UEA)
- Arsitek: Foster + Partners
- Keunikan: Menjadi pusat dari Distrik Kebudayaan Pulau Saadiyat, museum ini dibangun untuk mengenang bapak pendiri UEA, mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan.
Desainnya nan paling mencolok adalah lima sayap baja termal-surya raksasa nan menyerupai bulu burung elang (falco), merefleksikan kecintaan Sheikh Zayed pada seni berburu menggunakan elang. Sayap-sayap ini juga berfaedah pandai sebagai cerobong asap alami untuk mengalirkan udara sejuk ke dalam bangunan.
2. Shenzhen Science & Technology Museum (Shenzhen, China)
- Arsitek: Zaha Hadid Architects
- Keunikan: Memiliki luas 128.000 meter persegi, gedung futuristik ini dijuluki sebagai "bahtera antargalaksi" (interstellar ark).
Mengusung tema "Peradaban Digital dan Masa Depan Inovatif", museum ini dilengkapi dengan lebih dari 950 eksibisi interaktif berbasis kepintaran buatan (AI). Bagian eksteriornya dibungkus oleh 80.000 panel baja tahan karat unik nan dirancang menggunakan teknologi kreasi pasif nan ramah lingkungan.
3. MoN Takanawa: The Museum of Narratives (Tokyo, Jepang)
- Arsitek: Kengo Kuma
- Keunikan: Baru saja resmi dibuka pada 28 Maret 2026, museum di gerbang kota Takanawa ini langsung mencuri perhatian bumi lewat estetika komponen kayunya nan hangat.
Kengo Kuma membayangkan museum ini sebagai sebuah bukit hijau di tengah kota, dengan lereng-lereng nan menghubungkan area indoor dan outdoor secara mulus untuk membujuk visitor berkelana di antara seni, pertunjukan, dan informasi.
Add
as a preferred source on Google
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·