CNN Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 18:30 WIB
Ilustrasi. Badan nan pegal setelah bekerja menjadi sinyal tubuh nan memerlukan pemulihan. (iStock/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan pegal setelah seharian bekerja bukan sekadar rasa capek biasa, melainkan sinyal tubuh nan memerlukan pemulihan setelah aktivitas bentuk maupun tekanan mental sepanjang hari.
Kondisi ini umum dialami, terutama oleh pekerja nan duduk terlalu lama, berdiri berjam-jam, alias melakukan aktivitas berulang tanpa jarak nan cukup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sering dianggap sepele, pegal nan dibiarkan berlarut dapat berkembang menjadi masalah nan lebih serius, seperti nyeri kronis alias gangguan otot dan sendi.
Kabar baiknya, terdapat sejumlah langkah sederhana dan kondusif nan dapat membantu meredakan pegal sekaligus memulihkan daya tubuh.
Seperti dilansir dari beragam sumber, berikut merupakan beberapa langkah mengatasi badan pegal setelah kerja nan dapat dilakukan di rumah.
1. Minum air
Minum air saat badan terasa pegal setelah bekerja. Air membantu tubuh meredakan nyeri nan dirasakan.
Melansir dari Verywell Health, saat tubuh mengalami dehidrasi, jantung tidak dapat memompa darah secara efisien ke seluruh tubuh, sehingga otot kekurangan oksigen dan nutrisi. Selain itu, otot tidak dapat membuang produk limbah secara efektif nan menyebabkan kelemahan dan kelelahan otot nan lebih parah
2. Kompres hangat dan dingin untuk meredakan nyeri
Kompres hangat dan dingin menjadi metode paling dasar nan efektif untuk meredakan pegal setelah aktivitas. Kompres dingin membantu mengurangi peradangan, terutama pada cedera baru seperti keseleo alias memar.
Seperti dikutip dari Cleveland Clinic, kompres hangat berfaedah melemaskan otot nan kaku dan meningkatkan aliran darah. Penggunaan keduanya dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Untuk pegal akibat otot tegang, kompres hangat alias mandi air hangat sering kali lebih membantu. Namun, jika terdapat pembengkakan alias rasa nyeri tajam, kompres dingin lebih disarankan. Penggunaan sebaiknya tidak lebih dari 20 menit untuk menghindari iritasi kulit.
3. Tetap bergerak dengan olahraga ringan
Tubuh memerlukan aktivitas ringan untuk mempercepat pemulihan. Aktivitas seperti melangkah santai, peregangan ringan alias yoga dapat membantu melenturkan otot dan mencegah kekakuan.
American Heart Association (AHA) merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas sedang per minggu untuk memulihkan daya dan kesehatan secara keseluruhan
Gerakan ringan juga merangsang produksi endorfin, ialah hormon nan membantu meredakan rasa sakit secara alami. Namun, krusial untuk menghindari aktivitas nan memperparah nyeri dan menyesuaikan intensitas dengan kondisi tubuh.
4. Peregangan untuk melemaskan otot
Peregangan alias stretching menjadi langkah krusial untuk mengurangi ketegangan otot setelah bekerja. Aktivitas ini membantu otot nan kaku akibat posisi tetap, seperti duduk terlalu lama di depan komputer.
Peregangan sebaiknya dilakukan secara perlahan tanpa paksaan. Jika dilakukan secara rutin, peregangan juga dapat meningkatkan elastisitas dan mencegah cedera di kemudian hari.
5. Memberi nutrisi lewat makanan
Saat bekerja, orang sering melewatkan makan dan hanya mengandalkan kafein dan camilan sepanjang hari. Secara tidak langsung, kebiasaan tersebut membikin daya menurun di sore hari.
Seperti dikutip dari Lifestyle Collective, sebaiknya usahakan untuk mengonsumsi makanan seimbang nan mengandung protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat untuk membantu menjaga daya tetap stabil.
6. Latihan pernapasan untuk meredakan ketegangan
Rasa pegal tidak hanya berasal dari otot, tetapi juga dapat dipicu oleh stres nan memicu ketegangan tubuh. Dalam kondisi ini, latihan pernapasan menjadi salah satu langkah efektif untuk menenangkan sistem saraf.
Teknik pernapasan dalam, seperti menarik napas perlahan melalui hidung dan mengembuskannya secara terkontrol, dapat membantu tubuh keluar dari stres. Dengan begitu, otot menjadi lebih rileks dan rasa pegal berangsur berkurang.
7. Melakukan terapi alias pijat
Melakukan terapi seperti pijat, akupunktur, yoga, hingga terapi tidur juga dapat membantu mengatasi pegal setelah kerja.
Sebagai contoh, pijat dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi ketegangan otot. Sementara yoga menggabungkan aktivitas tubuh dan pernapasan untuk meningkatkan keseimbangan bentuk dan emosional.
Badan pegal setelah kerja merupakan perihal nan wajar, tetapi tidak boleh diabaikan. Dengan kombinasi perawatan sederhana, aktivitas ringan, dan manajemen stres, kondisi ini umumnya dapat diatasi.
(nga/asr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·