Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper timnas Cape Verde, Vozinha, mengalahkan follower alias pengikut tiga kiper elite bumi setelah tampil dalam satu pertandingan Piala Dunia 2026.
Vozinha hanya memerlukan satu kali tampil dalam laga Piala Dunia guna mendapatkan ketenaran dari pesta sepak bola terbesar di bumi ini.
Vozinha mencuri perhatian saat menjaga gawang Cape Verde bersih dari kebobolan oleh para pemain Spanyol dalam pertandingan pertama Grup H Piala Dunia 2026. Vozinha sontak jadi buah bibir di bumi maya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, total pengikutnya di IG sudah menyentuh nomor 14,5 juta. Padahal, jumlah follower Vozinha sebelum Piala Dunia 2026 hanya berisar di nomor 50 ribu orang.
Itu artinya, Vozinha telah melampaui pengikut tiga kiper papan atas ialah Gianluigi Donnarumma, Alisson Becker, dan Ederson Moraes.
Donnarumma nan tidak tampil di Piala Dunia mempunyai 6,7 juta pengikut di Instagram. Kemudian dua kiper Brasil Alisson dan Ederson masing-masing mempunyai follower 8,8 juta dan 5,5 juta.
Tepat pada hari ini, Sabtu (20/6), menandakan lima hari berlalu saat banyak pasang mata di seluruh bumi menyaksikan magis Vozinha di Stadion Atlanta, Amerika Serikat (AS).
Total tujuh pengamanan gemilang diciptakan kiper 40 tahun tersebut. Ferran Torres dan rekan-rekan silih berganti dibuat kekecewaan oleh Vozinha. Cape Verde pun sukses menahan Spanyol tanpa gol.
Soal pengikut Vozinha di Instagram, tetap ada kemungkinan eks rekan setim Witan Sulaeman di AS Trencin itu kembali mengalami eskalasi. Pasalnya, Cape Verde bakal kembali berkompetensi pada Minggu (21/6) menghadapi Ekuador.
Tak pelak, jika kembali tampil impresif, makin banyak orang nan menjadi pengikut Vozinha di Instagram. Penjaga gawang dengan postur 189 sentimeter ini juga telah mendekati jumlah follower sederet kiper elite lainnya.
Sebut saja Emiliano Martinez nan punya pengikut sebanyak 14,6 juta. Ada pula kiper veteran timnas Jerman, Manuel Neuer nan diikuti 14,7 juta orang.
Meraup ratusan ribu pengikut lanjutan tentu bukan perihal nan mustahil bagi Vozinha lantaran tetap punya kesempatan bertindak di pentas dunia. Sensasi ini bakal jadi kisah manis jika Vozinha mau memutuskan gantung sarung tangan usai Gempita Bola Dunia 2026.
(afr/ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·